Langsung ke konten utama

03 Agustus 2020 "Talk About Moderasi Beragama"


Day 20
Assalamualaikum everyone!
Let's talk about moderasi beragama, disimak yaaa...
   Moderasi beragama adalah kegiatan untuk mengatur, memandu serta menengahi komunikasi interaktif baik yang berbentuk lisan ataupun tulis dengan cara kita menganut kepercayaan masing - masing.
Sesungguhnya ketika menyebut Islam, maka bagi seorang yang paham tentang agama ini secara otomatis akan memahaminya sebagai petunjuk hidup moderate. Moderate dalam arti "imbang" dan tidak melampaui batas-batas kealamiaan kemanusiaan. Dalam segala aspek ajarannya Islam itu berkarakter "imbang" (moderate).  
 
  Perhatikan misalnya aspek ketuhanan dalam Islam. Di satu sisi Tuhan digambarkan dengan beberapa penggambaran "khalqi" (ciptaan), misalnya dengan karakter melihat, mendengar, punya tangan, marah, senang (ridho), dan seterusnya. Namun di sisi lain juga semua yang memungkinkan Tuhan untuk diasosiasikan dengan makhluk tertutup rapat. Tuhan adalah "Ahad" (unik) yang "lam yakun lahu kufuwan ahad" (tiada yang mirip dengannya). Bahkan penggambaran Tuhan dengan makhluk apa saja salah dan dilarang.

   Perhatikan ibadah-ibadah dalam Islam. Jangan lakukan hingga melampuai kapasitas anda. "Allah tidak membebani seseorang di luar batas kemampuannya" (Al-Baqarah). Pesan Rasulullah SAW: "Agama itu mudah". Oleh karenanya jangan dilebih-lebihkan dan dipersulit. Bahkan ketika di hadapan Rasulullah ada dua pilihan, beliau selalu memilih yang termudah.

   Dari semua ini dapat disimpulkan bahwa moderasi itu adalah komitmen kepada agama apa adanya, tanpa dikurangi atau dilebihkan. Agama dilakukan dengan penuh komitmen, dengan mempertimbangkan hak-hak vertikal (ubudiyah) dan hak-hak horizontal (ihsan).
" So, do not want to bring into a conflic"

Semogah bermanfaat :)
#kkldriainpadangsidumpuan2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 Agustus 2020 "Pendidikan Serta Dakwah Keagaamn Islam"

Day 29  Let's talk about pendidikan serta dakwah islam mengenai ilmu Disimak yaaa    Ilmu diperoleh dengan cara dipelajari. Tidak ada ilmu yang diperoleh melalui warisan. Orangtua boleh alim, tapi kealimannya tidak bisa otomatis diwariskan kepada keturunannya. Tanpa belajar dan usaha yang masif, anak orang alim sekalipun akan bodoh. Dengan tekun belajar dan usaha keras, anak petani yang bodoh pun, akan menjelma menjadi orang pintar dan alim. Hasil segala sesuatu bergantung besar-kecil usaha yang diupayakan. Usaha besar, hasilnya pun akan besar. Pun pula sebaliknya.  Tidak ada ilmu yang tidak boleh dipelajari. Semua ilmu boleh dipelajari dan diajarkan, kecuali ilmu yang mendatangkan mudarat kepada orang lain.     Mempelajari ilmu semacam ini hukumnya tidak diperbolehkan. Belajar ilmu sihir, misalnya. Meski demikian, ada ilmu yang mesti diutamakan dipelajari dan diajarkan. Yaitu, ilmu-ilmu yang berkaitan dengan akidah. Menget...

10 Agustus 2020 "Menghormati dan Menghargai Dalam Perbedaan"

Day 27 Assalamualaikum everyone Let's talk about moderasi beragama Disimak yaaa    Kita hidup di dunia ini memiliki perbedaan baik itu agama, ras, suku, bahasa, dan lain-lain. Namun itu bukan lah hal yang harusnya menjadi perpecahbelahan bagi kita, tetapi agar saling menghargai dan menghormati. Dengan saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain, kita bisa punya lebih banyak teman. Baik yang berbeda Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan. Menghargai orang lain atau pihak lain juga mencakup bagaimana kita menghargai pendapat dan kebebasan beragama orang lain. Kita hendaknya juga tidak memaksakan kehendak kita kepada orang lain dan mengembangkan sikap toleransi dan simpati kepada orang-orang yang kita temui.   Sikap menghargai dan bersimpati ini dapat mulai kita lakukan dari lingkungan terkecil kita yaitu keluarga. Ayah, ibu, adik atau saudara sepupu dan saudara-saudara kita yang lain. Juga teman-teman di lingkungan sekolah atau kantor kita termasuk seni...

29 Juli 2020 "Cara Memakai Masker Yang Benar"

Day 15 Hi everyone! Siapa saja yang perlu menggunakan masker? - Orang yang batuk otau pilek. - Orang yang baru saja pulih dari sakit. Nah disini saya akan memaparkan cara memakai masker yang benar.  Mari disimak : 1. Tutup mulut, hidung dan dagu yaaa. Pastikan bagian masker yang berwarna mengikuti bentuk hidung Anda, dan berada disebelah depan. 2. Lepas masker yang telah digunokan dangan hanya memegang tali dan tarik kabelakang dibagian bowah dagu. 3. Setelah digunakan buang ke tempat sampah (untuk masker sekali pakai) INGAT !  Cuci tangan pakai sabun setelah membuang masker yong telah digunakan ke dalam tempat sampah yaaa. Semogah bermanfaat :) #kkldriainpadangsidimpuan2020 https://www.instagram.com/p/CDdMy2FpoaU/?igshid=1f0l9ynst1le1 https://www.facebook.com/photo.php?fbid=980331102411870&set=a.339457743165879&type=3&app=fbl